28 April 2018

Muhammad As'adi, M.Pd: Santri Jadi Model? Kenapa Tidak!

Muhammad As'adi, M.Pd: Santri Jadi Model? Kenapa Tidak!

MTsN 1 Probolinggo - OSKAR merupakan kepanjangan dari Orientasi Santri Kelas Akhir yang sudah populer di kalangan pondok, khususnya pondok Pesantren Nurul Jadid. Kegiatan OSKAR biasanya dilakukan ketika siswa-siswi sudah hampir medekati kelulusan.

Sabtu 28 April 2018, Kampus 2 MTsN 1 Probolinggo mengadakan acara OSKAR untuk pembekalan kepada siswi kelas IX. Hal tersebut bertujuan ingin memberikan pemahaman kembali nilai-nilai santri kepada mereka. Muhammad As'adi, M.Pd selaku kepala madrasah mengisi sambutan sekaligus memberikan pembinaan singkat tentang pentingnya OSKAR.

Beliau menuturkan bahwa kegiatan OSKAR sudah rutin dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, karena pada kegiatan ini siswa/siswi akan dibekali kembali atau di arahkan kembali nilai-nilai santri serta meneguhkan kembali Trilogi Santri dalam dirinya.

"Kegiatan OSKAR ini bertujuan untuk membekali kembali atau mengarahkan kembali ke jalan yang benar dengan memegang prinsip kesantrian saat pertama kali masuk ke pesantren ini, dengan harapan ketika kalian lulus dan melanjutkan ke jenjang lain akan tetap memagang nilai-nilai santrinya", ujar Mantan Kepala MIN Maron ini.

"Pegang selalu Trilogi Santri, yaitu melaksanakan fardlu 'ain, mawas diri, dan budi pekerti yang baik. Dikhawatirkan, ketika di pondok kalian jadi santri ketika di rumah kalian jadi Model. Boleh kah jadi Model? Tentu Boleh! Hanya saja Model seorang santri adalah mereka yang selalu shalat tepat waktu, rajin tahajjud, jaga aurat, berbakti kepada orang tua, dan menjaga identias pesantren", tambahnya.

"Atas nama pimpinan di lembaga ini, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Nyai Hj. Wiwin Mardiyah yang rela hadir dan siap memeberikan bekal nilai-nilai santri kepada siswi-siswi kami. Tak lupa juga untuk ustadzah-ustadzah yang telah mendidik dan membimbing mereka dari awal hingga akhir. Dan terima kasih kepada segenap panitia yang telah memfasilitasi dan mensukseskan acara ini", pungkasnya.

"Harapan kami yang belajar di lembaga dan yang ada di Pesantren ini bisa lulus sebagai siswa dan lulus sebagai santri", tutupnya.
Share:

2 April 2018

Husnul Fadilah, M.Pd: Disiplin Adalah Kunci Utama Dalam Mencapai Kesuksesan

Husnul Fadhilah, M.Pd: Disiplin Adalah Kunci Utama Dalam Kesuksesan

MTsN 1 Probolinggo - Senin 2 April 2018, Husnul Fadhilah, M.Pd adalah guru pengajar bahasa Indonesia MTsN 1 Probolinggo yang berkesempatan menjadi pembina upacara pada kali ini. Beliau merupakan sosok guru senior sekaligus menjabat wali kelas unggulan sains IXD.

Pada kesempatan tadi, beliau menyampaikan beberapa pesan terkait masalah pelaksanaan upacara yang dinilainya sudah bagus serta sikap disidplin yang mengantarkan individu meraih kesuksesan.

"Pada pelaksanaan upacara bendera kali ini sudah bagus, hanya saja ada beberapa yang perlu dibina lagi. Sehingga nantinya lebih tertib lagi", ungkap guru bahasa Indonesia ini.

"Selanjutnya saya ingin menyampaikan tentang disiplin. Disiplin adalah perasaan taat, patuh dan tanggung jawab terhadap nilai-nilai yang ada di dalamnya. Disiplin merupakan kunci utama dalam mencapai kesuksesan", jelasnya.

"Adapun contoh disiplin seperti shalat. Jika sudah masuk waktu shalat, silakan kalian cepat ambil wudhu' dan shalat tepat waktu di mushollah. Tidak boleh menunda-nunda waktu. Contoh lain ketika kalian mengerjakan PR, kalian harus mengerjakannya di rumah bukan di sekolah. Jangan bergantung kepada teman kalian", imbuhnya.

"Pada bulan Mei, kalian akan menghadapi ujian semester. Kalian harus bisa membagi waktu. Kapan waktu belajar dan kapan waktu main. Sehingga nantinya kalian bisa menjadi pribadi yang disiplin", tutupnya.
Share:

Profil MTsN 1 Probolinggo

PAS BK 2018

Ikuti Facebook Kami