13 November 2017

Tirulah Semangat Pahlawan Dalam Berlatih

Tirulah Semangat Pahlawan Dalam Berlatih dan Belajar

MTsN 1 Probolinggo - Hari Pahlawan atau Hari Pahlawan Nasional dapat merujuk pada sejumlah peringatan hari pahlawan nasional di berbagai negara. Hari Pahlawan sering diselenggarakan pada hari kelahiran pahlawan nasional maupun peringatan peristiwa yang mengantarkan mereka jadi pahlawan. Di Indonesia sendiri Hari Pahlawan diselenggarakan setiap tanggal 10 November untuk memperingati Pertempuran Surabaya antara milisi nasionalis Indonesia dan Sekutu, yang merupakan konflik bersenjata skala besar pertama antara Indonesia dan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Senin 13 November 2017, nuansa hari pahlawan pada bulan ini masih terasa. Tak heran jika warga Indonesia masih sering mengingatnya dan banyak mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Seperti halnya Anis Widiyawati, S.Pd yang memimpin upacara rutin setiap Senin pagi, beliau menyampaikan beberapa amanat kepada peserta upacara terkait hikmah dari Hari Pahlawan.

Guru pengajar bahasa Indonesia ini mengungkapkan bahwa terdapat 4 hikmah yang bisa diambil dari hari pahlawan diantaranya semangat, ketekunan, tertib, serta disiplin.

"Hikmah yang bisa diambil dari hari pahlawan, poin pertama adalah semangat berlatih. Pahlawan adalah contoh konkrit dalam semangat berlatih, mereka pantang menyerah dalam latihan. Sama halnya kalian, harus meniru mereka untuk tetap semangat dalam belajar", tutur Anis Widiawati, S.Pd.

"Poin kedua adalah ketekunan, pahlawan terkenal tekun dalam berlatih. Kemudian poin ketiga adalah tertib, pahlawan kita sering mengajarkan untuk selalu tertib ketika upacara bendera. Sedangkan poin terakhir adalah disiplin, pahlawan kita terkenal dengan sikap disiplin. Jadi kalian sebagai siswa harus mengerti bahwa disiplin itu adalah kunci kesuksesan dalam meraih apapun", tutup Guru Bahasa Indonesia ini.
Share:

11 November 2017

Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo

MTsN 1 Probolinggo - Praktek Pengalaman Lapangan atau yang sering dikenal dengan PPL adalah sebuah kegiatan dari Universitas yang diberikan kepada mahasiswanya untuk terjun langsung dalam dunia kerja. Hal ini bertujuan agar mereka bisa mengerti dan belajar bagaimana dunia kerja itu sesungguhnya.

Sabtu 11 November 2017, MTsN 1 Probolinggo mengadakan acara perpisahan dengan Peserta PPL UNUJA (Universitas Nurul Jadid) di ruang Lab IPA. Peserta PPL UNUJA ini telah melaksanakan tugas dan kegiatan di Madrasah sejak 2 Oktober s.d 11 November 2017. Mereka berjumlah 8 orang (5 laki-laki dan 3 perempuan). Berikut daftar namanya:

Peserta PPL Pria:
  1. Moh. Abdillah
  2. M. Ali Muchtar
  3. Moh. Shohibul Wasil
  4. Ach. Farid Sya'roni
  5. Saidun Fiddaraini
Peserta PPL Perempuan:
  1. Siti Qomariyah
  2. Uswatun Hasanah
  3. Hikmah Beta Yulfa
Dalam acara perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 ini, sambutan pihak Fakultas Tarbiyah UNUJA diwakili oleh Bapak Dr. Hasan Baharun, M.Pd. Beliau berpesan bahwa kedepannya mereka tetap ingin bermitra dengan MTsN 1 Probolinggo guna memberikan pengalaman kerja langsung untuk mahasiswa serta mendoakan Madrasah bisa lebih maju dan sukses.

"Kerjasama ini tidak berhenti disini saja, karena kami tetap ingin bermitra seterusnya dengan pihak MTsN 1 Probolinggo. Semoga MTsN ini bisa menjadi lebih maju dan sukses kedepannya", ungkap Dekan Tarbiyah UNUJA.

Setelah acara selesai, peserta PPL memberikan cindramata kepada Madrasah berupa kado dan beberapa tanaman pot bunga. Bapak Muhammad As'adi, M.Pd selaku kepala Madrasah dengan senang hati menerima hadiah dari mereka.

Hasil dokumentasi:
Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo

Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo

Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo

Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo

Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 di MTsN 1 Probolinggo
Demikianlah artikel Perpisahan Peserta PPL UNUJA 2017 ini, kami doakan semoga peserta PPL yang tercantum diatas menjadi orang-orang sukses serta berguna bagi nusa dan bangsa.
Share:

6 November 2017

Biodata Sundus Bahiroh Basya, Ketua OSIS 2017/2018 MTsN 1 Probolinggo di Nurul Jadid

Biodata Singkat Sundus Bahiroh Basya, Ketua OSIS Baru 2017/2018

MTsN 1 Probolinggo - "Sundus", itulah sapaan akrab temen-temennya di Madrasah Kelas Putri Utara MTsN 1 Probolinggo. Gadis bernama lengkap Sundus Bahiroh Basya ini lahir di Kraksaan pada 22 Januari 2004 dan tengah duduk di kelas VIII H.

Hobi gemar membaca yang digelutinya tentu membawa berkah tersendiri baginya, karena dia terbilang fasih dalam memilah dan mengolah kata saat berbicara. Tak heran, ketika pemilihan OSIS berlangsung dia memperoleh suara terbanyak berkat kepiawaiannya dalam menyampaikan visi dan misi. Alhasil dia terpilih menjadi ketua OSIS baru periode 2017/2018.

Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi tentang biodata ketua OSIS baru kelas putri utara MTsN 1 Probolinggo. Simak berikut ini:
Nama: Sundus Bahiroh Basya
TTL: Probolinggo, 22 Januari 2004
Kelas: VIII H
Cita-cita: Dokter Anak
Hobi: Membaca
Prestasi: Juara 1 Lomba Tartil Qur'an Tingkat Kabupaten Probolinggo
Ketika diwawancara terkait kenapa ingin menjadi ketua OSIS. Dengan tegas ia menjawab bahwa ingin memperoleh pengalaman di suatu organisasi dan tidak kaku ketika ada di masyarakat suatu saat nanti.

"Kenapa ingin menjadi ketua OSIS"? Tanya Admin Humas MTsN 1 Probolinggo

"Saya menjadi ketua OSIS karena ingin mendapatkan pengalaman lebih dalam suatu organisasi, serta supaya tidak kikuk ketika menghadapi masyarakat suatu saat nanti", jawab Sundus.

"Sekarang Sundus sudah jadi ketua OSIS, apa harapan kedepannya untuk MTsN 1 Probolinggo ini?" Tanyanya lagi.

"Harapan saya agar Madrasah ini lebih maju dan lebih dikenal lagi dikalangan masyarakat. Khususnya di lingkungan pondok pesantren Nurul Jadid", tutur gadis yang kini berumur 13 tahun ini.

"Apa langkah pertama yang ingin difokuskan ketika sundus selesai dilantik nanti?", ujar Admin Humas.

"Saya dan teman-teman OSIS lainnya akan mencoba membantu kakak-kakak kelas mentaati Tatib Madrasah dengan cara memberi contoh kepada mereka. Mungkin dikarenakan mereka sudah senior, sehingga lupa akan kewajibannya. Inilah sektor yang harus dibenahi lebih dulu saat ini", ucapnya.

Demikianlah biodata Sundus Bahiroh Basya selaku Ketua OSIS baru 2017/2018 di Kelas Putri Utara MTsN 1 Probolinggo. Semoga bisa membawa Madrasah ini lebih maju dan lebih dikenal lagi di Masyarakat ketika masa kepemimpinannya.
Share:

Sambutan Wakasis MTsN 1 Probolinggo di Nurul Jadid

Sambutan Wakasis MTsN 1 Probolinggo di Kelas Putri Utara

MTsN 1 Probolinggo - LPJ kepanjangan dari Laporan Pertanggung Jawan dalam suatu organisasi. Dimana semua anggaran dan kegiatan yang dilaksanakan dalam 1 tahun dalam suatu organisasi dipaparkan kepada peserta organisasi.

Minggu 6 November 2017, Kelas Putri Utara milik MTsN 1 Probolinggo mengadakan acara LPJ OSIS/MPK Periode 2016/2017. Sehubung Bapak Muhammad As'adi selaku Kepala Madrasah sedang tidak sehat, maka sambutan diberikan kepada Bapak Wakasis Bapak Drs. Moh. Idrus.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan kepada kepengurusan OSIS/MPK baru yang terpilih nantinya, seperti semangat bekerja dan jaga komunikasi.

"Modal utama adalah semangat bekerja. Karena dengan semangat, semua hal yang dikerjakan akan optimal hasilnya", Ujar Drs. Moh. Idrus.

"Jika Anda mengalami hambatan dan kesulitan, maka jangan sungkan-sungkan untuk berkomunikasi dengan pembina OSIS/MPK, karena mereka selalu ada untuk kalian", pungkasnya.

"Tidak ada yang bisa kami berikan selain ucapan terima kasih banyak atas masa bhakti kalian anggota OSIS/MPK periode 2016/2017 kepada Madrasah ini, Jazakumullahu khairal Jaza', semoga pengalaman kalian sebagai OSIS/MPK bisa berguna seterusnya", tutup Guru Fiqih ini.
Share:

Kesuksesan Kita Berawal Dari Hormat Kepada Guru

Kesuksesan Kita Berawal Dari Hormat Kepada Guru

MTsN 1 Probolinggo - Senin 6 November 2017, Seperti biasa MTsN 1 Probolinggo sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional di daerah Paiton melaksanakan upacara rutin setiap senin. Kali ini Muhammad As'adi, M.Pd selaku Kepala Madrasah yang menjadi pembina upacara.

Beliau menyampaikan beberapa pesan kepada siswa-siswi terkait poin-poin penting janji siswa yang sering dibacakan kala upacara dilaksanaka, diantaranya belajar sungguh-sungguh dan menghormati guru.

"Poin penting Janji Siswa diantaranya belajar sungguh-sungguh. Ingat apa yang kalian ikrarkan! Kalian harus memiliki bekal seperti komitmen (keinginan), modal semangat, serta buku bacaan (jendela ilmu)", ujar Muhammad As'adi, M.Pd.

Dalam penyampaiannya beliau memaknai, siswa harus memiliki komitmen untuk belajar sungguh-sungguh. Kemudian memiliki modal, modal bukan hanya terkait materi (uang) tapi yang dimaksud adalah modal semangat, semangat untuk menjadi siswa yang rajin. Bekal terakhir adalah buku bacaan, karenanya kita bisa menjadi lebih mengetahui semua bidang ilmu. Jadi sangat penting untuk dibekali dengan buku-buku pelajaran, baca di rumah, hingga dimana saja selama ada kesempatan untuk membaca.

"Poin selanjutnya adalah menghormati gurumu. Kita akan memperoleh barokah ilmu jika ta'dzimul ustadz (menghormati guru). Banyak orang sukses karena selama mereka belajar tidak pernah menyakiti guru, selalu ta'at pada guru, dan senang kepada gurunya. Jadi sudah jelas bahwa kesuksesan kita berawal dari hormat kepada guru", Jelasnya.


"Sepintar apapun kalian, insyaAllah jika tidak menghormati guru maka kalian tidak akan memperoleh barokahnya ilmu. Harapan kita sebagai guru kalian disini, semoga kalian bisa berguna bagi nusa dan bangsa", tutupnya.

Demikianlah pesan singkat dari Bapak Kepala Madrasah MTsN 1 Probolinggo pada upacara rutin pagi ini.
Share:

4 November 2017

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

MTsN 1 Probolinggo - LDKS merupakan tahap pertama atau syarat yang harus dilalui para siswa dan siswi sebelum masuk menjadi pengurus OSIS, dimana siswa harus terlebih dahulu mengikuti LDKS. Pelatihan ini punya peranan penting untuk membangun karakter kepemimpinan agar dimasa depan nanti ia bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk keluarga dan masyarakat. Semua siswa harus mengikuti semua aturan yang sudah ditetapkan dan apabila ada yang melanggar, sangsi pun diberlakukan. Pelatihan LDKS ini bukan hanya ditingkat SMP dan SMA namun beberapa Universitas juga menyelenggarakan sebagai ajang orientasi mahasiswa baru.

Kamis 2 November 2017, MTsN 1 Probolinggo menyelenggarakan Outbound untuk anggota OSIS baru. Outbound ini adalah kelanjutan acara dari LDKS yang diselenggarakan sehari sebelumnya (2/11).

Outbound dilaksanakan di Pantai Duta Paiton (Daerah Randutatah) yang dipandu langsung oleh Tim Asian Outbound.

Acarapun berjalan meriah dan lancar, para peserta terlihat senang dan menikmati kegiatan tersebut. Berikut beberapa hasil dokumentasinya:
Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound

Asyiknya Outbound LDKS Bersama Tim Asian Outbound
Demikianlah artikel tentang Outbound LDKS MTsN 1 Probolinggo ini, semoga peserta yang telah mengikuti bisa kuat mental dan memiliki motivasi lebih untuk memajukan sekolah.
Share:

1 November 2017

Ketua OSIS Tidak Boleh Jadi Single Parent

Ketua OSIS Tidak Boleh Jadi Single Parent


MTsN 1 Probolinggo - Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK merupakan sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus OSIS lama kepada calon Pengurus OSIS baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus OSIS baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS dari sekolah yang bersangkutan.

Rabu 1 November 2017, MTsN 1 Probolinggo menggelar acara LDK guna membimbing anggota OSIS baru. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tata Usaha (KTU), Waka Kesiswaan, Waka Kurikulum, dan Waka Sarpras. Berhubung Kepala Sekolah sedang ada tugas ke Jember, maka sambutan diwakilkan kepada Bapak KTU, Fanani Hari Edy, ST.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal kepada anggota OSIS baru terkait beban tanggung jawab yang bakal diembannya. Seperti menjadi contoh kerapian bagi teman-temannya, rajin, dan saling bantu.

"OSIS itu adalah contoh, kalian harus menjadi contoh bagi teman-teman siswa lainnya. misalnya baju kalian harus rapi, sopan dan santun", ujar mantan KTU MAN Paiton ini.

"Sedangkan ketua OSIS tidak boleh single parent, artinya ketua tidak boleh kerja sendiri. Ajak anggota lainnya untuk mengerjakan tugas yang telah dibebankan", tutupnya.

Harapan terakhir beliaunya sebelum menutup sambutan di hadapan peserta LDK adalah tetap kompak, kerjasama, serta penuh tanggung jawab bersama.
Share:

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH

Ikuti Facebook Kami