2 Desember 2016

MTsN Paiton Juara Umum Kompetisi Sains Madrasah

MTsN Paiton Juara Umum Kompetisi Sains Madrasah
MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) Paiton Kabupaten Probolinggo, berhasil menjadi juara umum dalam acara “Kompetisi Sains Madrasah,” se Kabupaten Probolinggo. Acara hasil kerja sama panitia seleksi Kemenag Kabupaten Probolinggo dengan lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama itu, diikuti oleh seluruh MTs Negeri dan Swasta se-Kabupaten Probolinggo.

Sebelumnya, kompetisi yang digelar di MTsN Paiton itu, diawali dengan seleksi di masing-masing Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Hasilnya, MTsN Paiton berhasil mengungguli para kontingen dari tiga KKM. Yakni, KKM MTsN Pajarakan, KKM MTs Zaha Genggong dan KKM MTs Nurul Jadid Paiton.

Dari keenam bidang studi yang dilombakan, tiga bidang studi dimenangkan oleh siswa MTsN Paiton. Yakni, M. Wildan (fisika), M. Ubaidillah (bahasa Inggris), dan Bayu SR (Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS).

Sedangkan, bidang studi matematika dimenangkan oleh anggota KKM MTsN Paiton. Yakni, Nurul Istiqomah dari MTs Mambaul Ulum. Sementara dua bidang studi lainnya, dimenangkan oleh Nurul Hidayah dari MTs Nurul Jadid untuk bidang studi biologi dan MTs Zaha Genggong oleh Renita Firdaus untuk bidang studi PAI (Pendidikan Agama Islam). Selanjutnya, keenam jawara itu akan mewakili Kabupaten Probolinggo untuk mengikuti seleksi Kompetisi Sains Madrasah tingkat Propinsi Jawa Timur, pada 15 Mei 2013 mendatang, di Malang.

Drs. Sugiyo, M.Pd., Kepala MTsN Paiton ketika ditemui NU Online, Selasa (30/4) lalu mengatakan, prestasi demi prestasi yang diraih MTsN-nya dari tahun ke tahun bukan suatu kebetulan. Tapi, merupakan hasil  pembinaan yang terus ditingkatkan dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang lengkap. “MTsN Paiton merupakan sekolah terpadu yang unggul di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, dan keagamaan,” ujarnya.

Katanya, di MTsN Paiton, siswa yang memiliki IQ tinggi diberikan pelayanan khusus. Yakni, masuk di kelas unggulan dengan waktu pembelajaran full day. Sementara di bidang teknologi, MTsN Paiton memiliki kelas IT yang menghasilkan siswa andal dalam bidang iptek.

“Pengembangan iptek harus dilandasi dengan akhlaq yang mulia. Untuk itu, MTsN Paiton menjadikan pembinaan keagamaan sebagai kegiatan yang pertama dan utama,” katanya.

Sugiyo menambahkan, di samping kurikulum agama yang unggul, di MTsN Paiton, juga disertai aplikasi peribadatan. Kegiatan keagamaan dimulai dari pukul 06.45 WIB dengan melakukan shalat Dhuha bersama yang dilanjutkan tahfidz juz ke-30.

“Pada jam 12.45 semua siswa melakukan shalat Dhuhur berjamaah. Selanjutnya, bagi siswa reguler mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sementara kelas IT dan kelas unggulan melaksanakan pengayaan di bidang masing-masing,” ungkapnya.

MTsN Paiton juga memadukan kurikulum pemerintah dengan pesantren bagi siswa yang ingin lebih memperdalam keagamaannya. Yakni, dengan mondok (nyantri) di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Pondok Pesantren Nurul Qu’ran, Pondok Pesantren Tarbiyatul Banat atau di asrama siswa.

Sumber: NU Online
Share:

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH

Ikuti Facebook Kami